Kedua lembaran aluminium yang dicetak dan lembaran aluminium yang diembos adalah jenis lembaran aluminium, tetapi mereka berbeda dalam cara mereka diproduksi dan penampilan visual permukaan.
Panel aluminium pencetakan mengacu pada proses pencetakan desain atau gambar ke permukaan panel aluminium menggunakan tinta atau pewarna. Proses pencetakan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode seperti pencetakan digital, sablon atau cetak offset. Lembaran aluminium cetak bisa hadir dalam berbagai warna dan desain, termasuk gambar fotografi, pola dan logo. Permukaan pencetakan rata dan halus, dan desainnya sering kali dilapisi dengan lapisan pelindung agar tahan lama.
Lembaran aluminium timbul, di sisi lain, diproduksi dengan melewatkan lembaran aluminium melalui serangkaian rol yang memberikan tekanan untuk menciptakan pola timbul atau bertekstur pada permukaan. Pola timbul dapat berupa apa saja, mulai dari bentuk geometris sederhana hingga desain yang lebih rumit seperti panel berlian atau plesteran. Pola timbul pada pelat aluminium timbul memberikan permukaan anti selip, membuatnya ideal untuk lantai, tangga dan aplikasi lain yang mengutamakan cengkeraman. Permukaan timbul juga membantu menyembunyikan ketidaksempurnaan dan penyok permukaan.
Kesimpulannya, perbedaan utama antara aluminium cetak dan aluminium timbul adalah aluminium cetak memiliki permukaan datar halus dengan desain atau gambar tercetak sedangkan aluminium timbul memiliki permukaan terangkat atau bertekstur dengan pola atau desain yang dibuat melalui aplikasi. Tekanan diterapkan melalui serangkaian rol. Pilihan antara lembaran aluminium cetak dan timbul akan bergantung pada tujuan penggunaan dan tampilan visual produk akhir yang diinginkan.